Kredit Multiguna Terbaik di Indonesia 2026

Ditulis oleh Mentari Rahman

- 22 Mar 2026

Kami mematuhi

Butuh dana besar untuk renovasi rumah, modal usaha, atau biaya pendidikan? Kredit multiguna bisa jadi solusi karena menawarkan bunga lebih rendah diba...

  • Plafon pinjaman hingga miliaran rupiah dengan bunga mulai 6% per tahun.
  • Proses pengajuan aman dan terdaftar di OJK.
  • Bandingkan kredit multiguna dari berbagai bank dan lembaga keuangan di satu tempat.
0%

Temukan pinjaman Anda

Comparison Person

Sejak 2014, Financer telah membantu 35.068 orang membuat keputusan keuangan yang lebih baik.

Hasil Anda

Urutkan berdasarkan
Skor Financer

Filters

Filter

Produk
Semua

Tidak ada perusahaan yang ditemukan, silakan coba filter yang berbeda atau lihat 3 perusahaan teratas di bawah ini.

Pinjaman Online

3.115 sebagian pelanggan memilih ini
Biaya sebenarnya
Suku bunga tahunan1.75% - 21%
Jumlah pinjamanRp.1.000.000 - Rp.100.000.000
Jangka waktu1 tahun
Usia minimal21
Pendapatan minimalRp.3.000.000
Perpanjangan pinjamanYa
Skor Financer
82

Dicek oleh 4 orang

Pinjaman Online

1.052 sebagian pelanggan memilih ini
Biaya sebenarnya
Suku bunga tahunan1.75% - 21%
Jumlah pinjamanRp.1.000.000 - Rp.100.000.000
Jangka waktu1 tahun
Usia minimal21
Pendapatan minimalRp.3.000.000
Perpanjangan pinjamanTidak
Skor Financer
86

Tulis ulasan

Meskipun kami berusaha keras untuk menjaga data tetap terbaru, kami tidak dapat menjamin keakuratan lengkap secara harian

Kredit Multiguna

Biaya hidup di Indonesia terus meningkat, terutama di kota-kota besar. Banyak orang membutuhkan dana besar untuk berbagai keperluan seperti renovasi rumah, modal usaha, biaya pengobatan, atau pendidikan anak.

Dengan suku bunga acuan Bank Indonesia (BI rate) yang saat ini berada di 4,75% per Maret 2026, kondisi kredit di Indonesia relatif stabil. Banyak bank menawarkan produk kredit multiguna dengan bunga kompetitif mulai dari 6% per tahun.

Di Financer, Anda bisa membandingkan dan membaca ulasan berbagai penyedia pinjaman dengan agunan. Salah satu pilihan untuk kebutuhan dana besar adalah Kredit Multiguna (KMG) yang bisa memberikan plafon hingga Rp10 miliar.

Tertarik mengajukan kredit multiguna? Baca panduan lengkap ini sampai selesai!

Apa Itu Kredit Multiguna?

Kredit Multiguna adalah jenis pinjaman yang diberikan oleh bank atau lembaga keuangan dengan menggunakan aset berharga sebagai jaminan (agunan). Aset yang bisa dijaminkan antara lain sertifikat rumah, tanah, BPKB kendaraan, atau logam mulia.

Karena ada jaminan, bunga kredit multiguna biasanya lebih rendah dibanding Kredit Tanpa Agunan (KTA), yaitu mulai dari 6% hingga 12% per tahun. Plafon pinjaman juga jauh lebih besar, bisa mencapai miliaran rupiah tergantung nilai agunan.

Produk ini cocok untuk kebutuhan dana besar seperti renovasi rumah, biaya pendidikan, modal usaha, atau konsolidasi utang. Semua penyedia kredit multiguna yang terdaftar di Financer sudah diawasi oleh OJK.

Aset yang bisa dijadikan agunan untuk pinjaman ini biasanya berupa rumah, tanah, atau kendaraan bermotor.

Besaran jumlah pinjaman disesuaikan dengan nilai taksiran aset yang dijaminkan. Semakin besar nilai agunan, semakin besar pula plafon pinjaman yang bisa Anda peroleh. Inilah yang membedakan kredit multiguna dari Kredit Tanpa Agunan (KTA) yang tidak memerlukan jaminan.

Sistem pembayaran kredit multiguna umumnya menggunakan angsuran tetap (fixed rate) untuk periode awal, kemudian beralih ke bunga mengambang (floating rate). Baik kredit multiguna konvensional maupun syariah sama-sama membutuhkan jaminan sebagai syarat pengajuan.

Cara Kerja Kredit Multiguna

Berikut cara kerjanya:

Pengajuan Pinjaman

Anda mengajukan pinjaman ke bank atau lembaga keuangan dengan memilih jumlah dana yang dibutuhkan dan jangka waktu pembayaran yang sesuai.

Penilaian Agunan

Bank atau lembaga keuangan akan mengevaluasi nilai agunan yang Anda ajukan. Semakin besar nilai agunan, semakin besar juga kemungkinan pinjaman yang disetujui.

Persetujuan Pinjaman

Jika agunan dinilai memenuhi syarat, pinjaman Anda akan disetujui. Bank akan memberi Anda dana sesuai jumlah yang diajukan, dengan bunga yang telah disepakati.

Pencairan Dana

Setelah disetujui, dana pinjaman akan dicairkan ke rekening Anda dalam waktu yang telah ditentukan.

Pembayaran Cicilan

Anda harus membayar cicilan pinjaman sesuai dengan jangka waktu yang telah disepakati. Pembayaran cicilan ini biasanya dilakukan setiap bulan.

Pelunasan dan Pengembalian Agunan

Setelah pinjaman lunas, agunan yang Anda serahkan akan dikembalikan. Namun, jika Anda tidak dapat membayar cicilan, bank berhak menyita agunan yang digunakan sebagai jaminan.

Persyaratan Kredit Multiguna

Ada beberapa persyaratan umum yang harus dilakukan untuk mengajukan kredit dengan agunan, antara lain:

  • Warga Negara Indonesia (WNI) yang berdomisili di Indonesia.

  • Memiliki aset yang dijadikan sebagai jaminan lengkap dengan dokumen pendukungnya.

  • Pemohon pinjaman berusia minimal 21 tahun saat mengajukan pinjaman.

  • Pemohon berusia maksimal 55 tahun (pegawai) atau 60 tahun (profesional/wiraswasta) pada saat masa pelunasan.

  • Memiliki pendapatan bulanan tetap, mulai dari Rp3 juta (tergantung bank dan produk yang dipilih).

  • Tidak memiliki riwayat kredit macet di SLIK OJK (kolektibilitas 1 atau 2).

Dokumen Pelengkap Kredit Dengan Agunan

DokumenKaryawanProfesionalWiraswasta
Formulir aplikasi pinjaman yang telah diisi
Slip Gaji / SKP / SPT
Fotokopi Kartu Tanda Penduduk (KTP)
Fotokopi Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP)
Fotokopi Kartu Keluarga
Fotokopi rekening tabungan 3 bulan terakhir
Fotokopi rekening listrik 6 bulan terakhir atau pajak bumi bangunan 2 tahun terakhir
Fotokopi rekap penghasilan – catatan penjualan 3 bulan terakhir
Fotokopi surat izin profesi
Fotokopi akta pendirian / SIUP / TDP
Fotokopi usaha atau tempat praktek
Fotokopi akta nikah / akta cerai / akta kematian (bagi yang berstatus janda atau duda)

Cara Mengajukan Kredit Multiguna

Berikut cara mengajukan kredit dengan agunan:

Berkut cara mengajukan kredit dengan agunan:

Tentukan Plafon Pinjaman

Pilih jumlah dana yang ingin dipinjam.

Filter Pinjaman

Cek hasil berdasarkan kriteria dan bandingkan harga terbaik.

Pilih Pembiayaan Multiguna Terbaik

Temukan produk paling cocok untuk kebutuhan Anda.

Isi Aplikasi Pinjaman Multiguna

Klik Ajukan Sekarang untuk mengisi aplikasi pinjaman.

Kriteria Kredit Multiguna yang Baik

Ada berbagai kriteria KMG yang harus diperhatikan sebelum memilih produk yang tepat sesuai kebutuhan Anda:

​1. Plafon (Jumlah) Pinjaman Besar

Pertimbangkan mencari kredit dengan agunan yang memiliki plafon pinjaman besar. Semakin besar plafon pinjaman yang ditawarkan, maka semakin menguntungkan apalagi jika Anda berencana meminjam dalam jumlah yang besar.

​2. Jangka Waktu (Tenor) Lama

Umumnya, jangka waktu kredit multiguna berkisar 5 sampai 15 tahun. Jadi, semakin lama tenor produk pinjaman dengan agunan yang dipilih, maka semakin kecil jumlah cicilan per bulan yang harus dibayarkan.

​3. Biaya (Fee) Rendah

Apabila bunga yang ditawarkan bank atau lembaga keuangan semakin kecil, maka cicilan yang harus dibayarkan setiap bulan juga akan kecil.

Jadi, sebaiknya Anda memilih produk KMG dengan suku bunga rendah agar Anda mampu membayar dalam jangka waktu panjang.

​4. Waktu Pencairan Dana Cepat

Waktu pencairan dana setiap pinjaman dengan agunan bervariasi, seperti 1, 2, 3, 4, 5,6 hingga 14 hari. Jadi, semakin cepat waktu pencairan akan semakin baik bagi calon pemohon yang sedang membutuhkan dana cepat cair.

​5. Tidak Ada Penalti Ketika Pelunasan Lebih Cepat

Umumnya, biaya penalti karena telat membayar pinjaman sebesar 2% sampai 3%. Semakin rendah biaya penalti yang ditawarkan bank atau lembaga keuangan, maka akan semakin baik produk kredit multiguna tersebut.

​6. Bebas Biaya Lain

Setiap pinjaman dengan agunan membebankan berbagai biaya yang harus dibayarkan setiap bulan.

Biaya-biaya lain tersebut, meliputi biaya jasa notaris, biaya provisi, materai dan appraisal. Jadi, KMG akan semakin baik apabila biaya lain yang harus dibayarkan semakin sedikit.

Suku Bunga Kredit Multiguna

Suku bunga kredit multiguna dihitung secara efektif, artinya bunga dihitung berdasarkan sisa pokok utang, bukan dari nilai pokok pinjaman awal. Jadi, jumlah bunga yang Anda bayar akan berkurang seiring berkurangnya saldo utang.

Dengan BI rate yang saat ini berada di 4,75% (Maret 2026), suku bunga kredit multiguna di Indonesia umumnya berkisar antara 6% hingga 12% per tahun, tergantung bank dan profil risiko debitur.

Berikut gambaran suku bunga dari beberapa bank besar:

  • Kredit multiguna Mandiri: Bunga mulai dari 6% fixed untuk 3 tahun pertama (minimum tenor 7 tahun), plafon hingga Rp10 miliar
  • Kredit multiguna BRI: Bunga kompetitif mulai dari 9% per tahun untuk pinjaman non-KUR, tenor hingga 5 tahun untuk BPKB
  • Kredit multiguna BCA: Bunga mulai dari 12% per tahun untuk produk personal loan, plafon hingga Rp300 juta

Untuk menghitung estimasi cicilan, Anda bisa menggunakan simulasi kredit multiguna yang disediakan oleh masing-masing bank melalui situs resmi atau aplikasi mobile banking.

Ada dua periode suku bunga KMG:

1. Periode Bunga Tetap (Fixed Rate)

Periode bunga fixed adalah periode bunga yang bersifat tetap untuk waktu tertentu. Misalnya, kredit yang dipilih memiliki bunga tetap 6% selama 3 tahun, maka Anda menikmati bunga 6% selama 3 tahun pertama. Setelah periode ini berakhir, bank akan menerapkan suku bunga mengambang.

2. Periode Bunga Mengambang (Floating Rate)

Periode bunga mengambang adalah periode bunga yang berubah mengikuti keadaan pasar yang ditentukan oleh Bank Indonesia. Jika BI menaikkan suku bunga acuan, maka bunga pinjaman Anda juga akan naik.

Pihak bank biasanya mengkaji ulang bunga setiap 3 atau 6 bulan berdasarkan ketentuan masing-masing.

Jenis Jaminan Kredit Multiguna

Di bank atau lembaga keuangan Indonesia terdapat berbagai jenis aset yang dianggap layak untuk dijadikan jaminan:

1. Jaminan BPKB Kendaraan Bermotor

Kendaraan bermotor adalah jaminan yang paling umum digunakan. Pinjaman ini dikenal sebagai Gadai BPKB Mobil atau Gadai BPKB Motor.

Plafon pinjaman dengan jaminan BPKB kendaraan umumnya mencapai 70-80% dari nilai taksiran kendaraan. Bank biasanya menetapkan batas usia kendaraan maksimal 10 tahun dan tenor pinjaman maksimal 5 tahun.

2. Jaminan Sertifikat Properti

Properti merupakan agunan yang paling banyak digunakan setelah kendaraan bermotor. Jenis properti yang diterima antara lain rumah, tanah, gudang, ruko, apartemen, atau gedung.

Plafon pinjaman dengan jaminan properti bisa mencapai Rp10 miliar dengan tenor bervariasi dari 2 tahun sampai 15 tahun, tergantung kebijakan bank.

3. Jaminan Logam Mulia

Emas dan logam mulia lainnya bisa dijadikan jaminan, biasanya melalui pegadaian milik pemerintah. Proses pengajuannya relatif cepat dan suku bunganya tergolong ringan.

Jika Anda menggadaikan perhiasan emas, nilai taksirannya sekitar 70-80% dari harga asli karena pegadaian hanya menghitung berat emas murninya.

4. Jaminan Lainnya

Untuk skala yang lebih besar, bank juga menerima jaminan berupa kapal, pesawat terbang, mesin pabrik, atau hasil perkebunan dan peternakan. Namun, jaminan jenis ini umumnya hanya tersedia untuk transaksi antara bank dan perusahaan.

Kelebihan

Berikut kelebihan kredit dengan agunan:

  • Bunga lebih rendah dibanding KTA, mulai dari 6% per tahun.

  • Plafon pinjaman besar, bisa mencapai Rp10 miliar tergantung nilai agunan.

  • Jangka waktu (tenor) panjang hingga 15 tahun, sehingga cicilan per bulan lebih ringan.

  • Penggunaan dana pinjaman fleksibel untuk berbagai keperluan.

  • Risiko kreditur lebih rendah sehingga proses persetujuan cenderung lebih mudah.

Kekurangan

Berikut kekurangan kredit dengan agunan:

  • Proses pengajuan lebih lama (7-14 hari kerja) karena ada penilaian agunan.

  • Aset jaminan bisa disita jika tidak mampu melunasi utang.

  • Wajib memiliki aset bernilai tinggi sebagai syarat pengajuan.

  • Ada biaya tambahan seperti provisi (1-3,5%), notaris, dan appraisal.

Tips Memilih Kredit Multiguna

Berikut tips memilih kredit multiguna:

  • Teliti bunga, biaya admin, dan syarat lainnya dari beberapa bank atau lembaga keuangan.

  • Pilih kredit multiguna dengan suku bunga yang kompetitif dan sesuai kemampuan finansial Anda.

  • Pastikan jangka waktu kredit sesuai dengan kemampuan Anda untuk membayar cicilan.

  • Pastikan aset yang digunakan sebagai jaminan memenuhi syarat dan mudah diproses.

  • Pilih bank atau lembaga keuangan yang terdaftar dan diawasi oleh OJK agar transaksi aman dan terlindungi secara hukum.

  • Hitung kemampuan Anda untuk membayar cicilan bulanan. Jangan memaksakan diri untuk meminjam lebih dari yang bisa Anda bayarkan.

  • Pastikan Anda mengetahui biaya admin, biaya notaris, atau biaya lainnya selama masa pinjaman.

  • Cek apakah kredit multiguna menyediakan fasilitas asuransi untuk melindungi agunan.

  • Pastikan Anda memahami proses pengajuan dan pencairan dana.

Perbedaan Kredit Multiguna, KTA, dan KPR

Banyak orang bingung memilih antara kredit multiguna, KTA, dan KPR. Berikut perbedaan utamanya:

Kredit Multiguna (KMG)

  • Membutuhkan agunan (BPKB, sertifikat properti, logam mulia)
  • Bunga lebih rendah: 6-12% per tahun
  • Plafon besar: hingga Rp10 miliar
  • Tenor panjang: 2-15 tahun
  • Proses lebih lama (7-14 hari kerja) karena ada penilaian agunan
  • Dana bisa digunakan untuk berbagai keperluan

Kredit Tanpa Agunan (KTA)

  • Tidak membutuhkan jaminan
  • Bunga lebih tinggi: 12-24% per tahun
  • Plafon terbatas: maksimal Rp300 juta
  • Tenor pendek: 1-5 tahun
  • Proses lebih cepat (3-5 hari kerja)
  • Dana bisa digunakan untuk berbagai keperluan

Kredit Pemilikan Rumah (KPR)

  • Agunan berupa properti yang dibeli
  • Bunga paling rendah: 3-9% per tahun
  • Plafon besar: tergantung harga properti
  • Tenor paling panjang: hingga 20-25 tahun
  • Dana hanya bisa digunakan untuk pembelian atau renovasi properti

Jika Anda butuh dana untuk keperluan fleksibel dengan jumlah besar dan memiliki aset sebagai jaminan, kredit multiguna adalah pilihan yang tepat. Jika butuh dana cepat dalam jumlah kecil tanpa jaminan, KTA bisa jadi alternatif. Untuk pembelian rumah, KPR tetap menjadi pilihan utama.

Pertanyaan Umum

Bagaimana cara membayar cicilan kredit multiguna?

Setiap bank atau lembaga keuangan memiliki cara berbeda untuk membayar cicilan, antara lain:

  • Transfer antarbank
  • Setoran otomatis dari rekening debitur
  • Setoran manual melalui teller
  • Melalui layanan e-channel bank, seperti ATM, mobile banking dan internet banking
Berapa suku bunga kredit multiguna?

Suku bunga kredit multiguna bervariasi tergantung bank dan profil debitur. Per 2026, bunga kredit multiguna berkisar antara 6% hingga 12% per tahun. Bank Mandiri menawarkan bunga mulai 6% fixed untuk 3 tahun pertama, sedangkan BRI mulai dari 9% per tahun. Bunga dihitung secara efektif berdasarkan sisa pokok utang.

Apa perbedaan kredit multiguna dan KTA?

Perbedaan utama terletak pada jaminan dan bunga. Kredit multiguna memerlukan agunan (BPKB, sertifikat properti) sehingga bunganya lebih rendah (6-12% per tahun) dengan plafon lebih besar (hingga miliaran rupiah). KTA tidak memerlukan jaminan tetapi bunganya lebih tinggi (12-24% per tahun) dengan plafon maksimal sekitar Rp300 juta. Proses KTA juga lebih cepat karena tidak ada penilaian agunan.

Apa saja persyaratan kredit multiguna?

Persyaratan umum kredit multiguna antara lain:

  • Warga Negara Indonesia (WNI) berdomisili di Indonesia
  • Memiliki aset untuk dijadikan jaminan (BPKB kendaraan, sertifikat properti, atau logam mulia)
  • Usia minimal 21 tahun, maksimal 55 tahun (pegawai) atau 60 tahun (profesional/wiraswasta) saat pelunasan
  • Pendapatan bulanan tetap mulai dari Rp3 juta
  • Tidak memiliki riwayat kredit macet di SLIK OJK
Apa syarat kredit multiguna Mandiri?

Syarat kredit multiguna Bank Mandiri antara lain: WNI berdomisili di Indonesia, usia minimal 21 tahun (maksimal 55 tahun untuk pegawai atau 60 tahun untuk profesional/wiraswasta saat pelunasan), memiliki penghasilan tetap, dan menyerahkan agunan berupa sertifikat properti atau BPKB kendaraan. Dokumen yang diperlukan termasuk KTP, NPWP, Kartu Keluarga, slip gaji, dan rekening koran 3 bulan terakhir. Plafon bisa mencapai Rp10 miliar dengan tenor hingga 15 tahun.

Apa yang dimaksud dengan kredit multiguna?

Kredit multiguna adalah jenis pinjaman yang diberikan oleh bank atau lembaga keuangan dengan menggunakan aset berharga sebagai jaminan (agunan). Aset yang bisa dijaminkan antara lain sertifikat rumah, tanah, BPKB kendaraan, atau logam mulia. Karena ada jaminan, bunga kredit multiguna lebih rendah dibanding pinjaman tanpa agunan (KTA). Dana pinjaman bisa digunakan untuk berbagai keperluan seperti renovasi rumah, modal usaha, biaya pendidikan, atau kebutuhan lainnya.

Apakah Anda Stres Soal Uang?

Yuk, berlangganan Financer Stacks panduan keuangan mingguan yang membantu Anda menguasai dasar-dasar keuangan, meningkatkan pendapatan tambahan, dan menciptakan kehidupan di mana uang bekerja untuk Anda. Gratis!

Dengan mengirimkan formulir ini, Anda setuju untuk menerima email dari Financer dan menyetujui Kebijakan Privasi dan Syarat Ketentuan.