Cara
Cara Trading Saham Harian: Panduan Lengkap 2026
Pelajari strategi, tips, dan langkah-langkah trading saham harian di Bursa Efek Indonesia. Cocok untuk pemula maupun trader berpengalaman.
Kami mematuhi
7 menit membaca | Investasi
Trading saham harian atau day trading adalah strategi membeli dan menjual saham dalam satu hari perdagangan untuk meraih keuntungan dari fluktuasi harga.
Di Indonesia, Anda bisa memulai trading saham harian dengan modal mulai dari Rp100.000 (satu lot saham) melalui sekuritas yang terdaftar di OJK dan anggota Bursa Efek Indonesia.
Di artikel ini, kami membahas cara kerja trading saham harian, strategi yang umum digunakan, serta tips manajemen risiko agar Anda bisa trading dengan lebih percaya diri.
Info
Anda ingin investasi saham? Kami memiliki laman khusus yang membandingkan berbagai broker saham terbaik di Indonesia.
Level Trader Saham
Trader adalah sebutan bagi seseorang yang melakukan trading saham harian. Ada lima level trader saham, antara lain:
| Level Trader Saham | Deskripsi |
|---|---|
| Growth Investor | Growth investor adalah trader yang disiplin berinvestasi dengan membeli saham secara rutin dalam periode tertentu. Meskipun harga saham naik turun, nominal pembelian tetap. |
| Trend Following | Pada level ini, trader mulai membeli saham saat harga mulai bergerak. Panduan yang biasa digunakan adalah indikator moving average dan chart harian. |
| Swing Trader | Swing trader adalah trader yang memanfaatkan naik turunnya harga saham sebagai area jual beli. Trader akan menahan aset yang ingin dijual selama beberapa hari atau minggu, dan kemudian menjualnya saat harganya mencapai nilai tertinggi. |
| Day Trader | Day trader atau trader harian adalah trader yang memanfaatkan lonjakan harga dan volume pasar untuk jual beli.Pergerakan pasar yang tiba-tiba terjadi memberikan kesempatan dan keuntungan bagi day trader. |
| Intraday Trader | Intraday trader adalah trader yang memanfaatkan volatilitas harga atau naik turunnya harga saham dalam 1-3 hari. |
Apa Itu Trading Saham Harian?

Trading saham harian (day trading) adalah strategi di mana trader membeli dan menjual saham dalam waktu singkat, biasanya dalam satu hari atau bahkan hitungan detik.
Dalam teknik ini, trader berusaha meraih keuntungan dengan menjual saham pada harga lebih tinggi setelah membelinya, atau dengan melakukan short selling untuk mengambil keuntungan dari penurunan harga.
Karena sifatnya yang aktif, strategi ini sering digunakan oleh trader yang menjadikannya sebagai sumber pendapatan utama.
Day trading biasanya dilakukan pada saham dan forex. Trader harian umumnya sudah berpengalaman dan paham seluk-beluk dalam aktivitas trading. Banyak trader menggunakan leverage untuk memperbesar peluang keuntungan dalam waktu singkat.
Trader harian memanfaatkan berbagai peristiwa yang dapat mempengaruhi harga saham dalam waktu singkat, seperti berita ekonomi atau informasi tentang kinerja perusahaan.
Karena transaksi dilakukan dalam waktu singkat, teknik ini sangat bergantung pada volatilitas harga yang tinggi di pasar saham.
Selain itu, saham dengan likuiditas tinggi sangat penting untuk memastikan trader dapat menjual saham tanpa mengalami kerugian besar pada harga jualnya.
Poin Utama
Trader harian membeli dan menjual saham atau aset lain selama hari perdagangan untuk mendapatkan keuntungan dari fluktuasi harga yang cepat.
Trader harian menggunakan berbagai macam teknik dan strategi untuk memanfaatkan pasar agar mendapatkan keuntungan.
Strategi trading saham harian terdiri dari Breakout, Scalping, Momentum, Fading, dan Daily Pivots.
Trader harian menggunakan analisis teknis untuk menentukan waktu terbaik untuk membeli dan menjual saham.
Tantangan Trading Saham Harian
Trading saham harian memiliki tantangan tersendiri yang perlu dipahami sebelum Anda memulai.
Dalam setiap transaksi, trader harian biasanya menetapkan target keuntungan kecil, sekitar 1-3% per posisi. Karena target keuntungannya kecil, kerugian juga harus dibatasi seminimal mungkin. Banyak trader profesional menerapkan aturan risiko maksimal 1-2% dari total modal per transaksi.
Misalnya, jika modal Anda Rp10.000.000, maka risiko per transaksi sebaiknya tidak lebih dari Rp100.000 sampai Rp200.000.
Data OJK menunjukkan bahwa mayoritas investor baru mengalami kerugian di awal karena kurang persiapan. Oleh karena itu, pemahaman strategi dan disiplin dalam manajemen risiko sangat penting sebelum terjun ke trading harian.
Keuntungan kecil: Karena batasan stop loss mudah sekali tercapai sebelum harga berbalik naik.
Tekanan psikologis besar: Trader sering merasa cemas takut rugi, tapi di sisi lain jadi lebih serakah karena keuntungan terasa mudah didapat.
Menguras banyak waktu: Trader harus terus memantau pergerakan pasar secara langsung setiap saat.
Tips Manajemen Risiko untuk Day Trader
Manajemen risiko adalah kunci bertahan dalam trading saham harian. Tanpa disiplin dalam mengelola risiko, keuntungan kecil bisa habis oleh satu kerugian besar.
Berikut beberapa aturan yang perlu Anda terapkan:
- Batasi risiko per transaksi: Jangan risikokan lebih dari 1-2% total modal per posisi. Jika modal Anda Rp10.000.000, kerugian maksimal per trade adalah Rp100.000-200.000.
- Selalu gunakan stop loss: Tentukan batas kerugian sebelum membuka posisi dan patuhi. Jangan berharap harga akan kembali naik.
- Tetapkan target profit: Tentukan target keuntungan yang realistis untuk setiap transaksi. Rasio risk-reward minimal 1:2 artinya target untung harus dua kali lebih besar dari batas rugi.
- Gunakan akun demo terlebih dahulu: Banyak sekuritas menyediakan akun simulasi gratis. Gunakan untuk berlatih strategi tanpa risiko kehilangan uang.
- Catat setiap transaksi: Buat jurnal trading yang mencatat alasan beli, alasan jual, hasil, dan pelajaran dari setiap transaksi. Ini membantu Anda memperbaiki strategi dari waktu ke waktu.
Trading di Exness
Anda mendaftar dan mengisi formulir online lewat Financer.
Unggah dan verifikasi data Anda.
Lakukan deposit dana lewat transfer bank atau kartu kredit.
Pilih saham dan beli.
Biaya broker yang tinggi bisa menggerus keuntungan Anda.
Hemat hingga jutaan rupiah dengan memilih broker saham terbaik di Financer. Nikmati masa pensiun dengan sejahtera
Bandingkan broker saham terbaik sekarang
Keuntungan Trading Saham Harian
Meskipun saham trading harian memiliki tantangan, ada beberapa keuntungan yang menarik banyak orang untuk mencobanya:
Bisa dilakukan saat waktu luang karena pasar saham biasanya buka lima hari dalam seminggu.
Setiap trader bisa mengatur transaksi mereka sendiri dan memilih strategi trading yang mereka inginkan.
Membantu orang mendapatkan pengalaman dan pengetahuan tentang investasi dan pasar saham.
Kekurangan Trading Saham Harian
Risiko kerugian yang tinggi.
Biaya transaksi tinggi.
Keputusan trading buruk dapat menghasilkan kerugian.
Sebelum memutuskan untuk melakukan trading saham harian, sebaiknya melakukan penelitian dan evaluasi yang cermat serta memiliki rencana trading yang matang.
Cara Kerja Trading Saham Harian
Biasanya, trading saham harian memanfaatkan fluktuasi harga pasar setiap harinya untuk aktivitas jual beli saham.
Dibandingkan dengan investasi saham secara umum, trading saham harian memiliki prinsip atau cara kerja sebagai berikut.
1. Waktu yang Singkat
Investasi saham biasanya memberikan keuntungan dalam jangka waktu yang lebih lama, seperti 3 hingga 10 tahun.
Trading saham harian fokus pada keuntungan cepat dalam waktu singkat. Semua posisi dibuka dan ditutup dalam satu hari perdagangan, sebelum pasar tutup.
Jam perdagangan Bursa Efek Indonesia (BEI) saat ini adalah:
- Senin-Kamis: Sesi 1 pukul 09.00-12.00 WIB, Sesi 2 pukul 13.30-15.49 WIB
- Jumat: Sesi 1 pukul 09.00-11.30 WIB, Sesi 2 pukul 14.00-15.49 WIB
2. Pentingnya Analisis Teknikal
Dalam trading harian, analisis teknikal menjadi senjata utama. Anda perlu memahami cara membaca grafik saham, mengenali pola candlestick, serta menggunakan indikator seperti Moving Average dan Stochastic Oscillator.
Anda juga perlu memantau volume perdagangan, karena saham dengan likuiditas tinggi lebih mudah untuk diperjualbelikan tanpa mengalami selisih harga yang besar.
3. Prinsip Buy and Sell
Berbeda dengan investasi saham yang membutuhkan waktu lama untuk melihat keuntungan, trading saham menggunakan prinsip buy and sell.
Artinya, Anda membeli saham pada harga murah dan menjualnya pada harga yang tinggi di hari yang sama. Selain itu, beberapa platform juga menyediakan fitur day trading yang memudahkan proses ini.
4. Modal dan Biaya Transaksi
Di BEI, satu lot setara dengan 100 lembar saham. Jika harga satu saham Rp1.000, maka untuk membeli satu lot Anda butuh Rp100.000.
Biaya transaksi di sekuritas biasanya berkisar 0,15-0,19% untuk pembelian dan 0,25-0,29% untuk penjualan. Karena day trading melibatkan banyak transaksi, biaya ini bisa menumpuk dan mengurangi keuntungan Anda.
Trading di XM
Anda mendaftar dan mengisi formulir online lewat Financer.
Unggah dan verifikasi data Anda.
Lakukan deposit dana lewat transfer bank atau kartu kredit.
Pilih saham dan beli.
Strategi Trading Saham Harian
Trader harian berpengalaman biasanya merekomendasikan beberapa strategi trading saham harian yang bisa Anda pelajari dan terapkan.
1. Breakout
Breakout adalah strategi yang memanfaatkan momen ketika harga saham menembus level support atau resistance yang sudah terbentuk.
Misalnya, harga saham beberapa minggu terakhir bergerak di rentang Rp1.000-1.100, lalu tiba-tiba menembus Rp1.100 dengan volume besar. Ini bisa menjadi sinyal breakout naik yang layak dimanfaatkan.
Kuncinya adalah memastikan breakout didukung oleh volume perdagangan yang tinggi, bukan sekadar lonjakan sesaat.
2. Scalping
Scalping adalah strategi menjual saham segera setelah harga bergerak sedikit ke arah yang menguntungkan. Trader meraih keuntungan kecil tapi sering, biasanya dari selisih harga bid dan ask (spread).
Strategi ini membutuhkan eksekusi cepat dan saham dengan likuiditas sangat tinggi. Cocok untuk trader yang sudah terbiasa dengan kecepatan pasar.
3. Trend Following
Trend Following adalah strategi paling cocok untuk pemula. Prinsipnya sederhana: beli saat harga dalam tren naik (uptrend), jual saat tren mulai patah.
Gunakan indikator Exponential Moving Average (EMA) untuk menentukan tren. Jika harga saham berada di atas garis EMA, artinya tren sedang naik. Sebaliknya, jika harga di bawah EMA, tren sedang turun.
4. Support dan Resistance
Strategi ini memanfaatkan area harga di mana saham cenderung memantul (support) atau tertahan (resistance).
Beli di dekat area support saat harga mulai memantul naik, dan jual di dekat resistance saat harga menunjukkan tanda-tanda melemah. Kombinasikan dengan indikator Stochastic Oscillator: di bawah 20 artinya oversold (potensi naik), di atas 80 artinya overbought (potensi turun).
5. Momentum
Strategi momentum mengandalkan berita dan informasi yang sedang populer, seperti laporan keuangan perusahaan atau pengumuman kebijakan ekonomi.
Trader menggunakan tren berita ini untuk memprediksi pergerakan naik atau turunnya saham. Untuk menerapkan strategi ini, diperlukan riset yang mendalam dan kemampuan membaca sentimen pasar.
6. Fading
Fading adalah strategi menjual saham yang harganya sudah naik tajam, dengan asumsi bahwa kenaikan tersebut sudah berlebihan (overbought).
Strategi ini membutuhkan keberanian dan pemahaman yang baik tentang level overbought. Tidak disarankan untuk pemula karena risikonya cukup tinggi.
7. Daily Pivots
Daily Pivots menggunakan perhitungan titik pivot harian sebagai acuan level support dan resistance. Trader memasang pesanan beli pada harga terendah harian dan menjualnya pada harga tertinggi.
Strategi ini cocok untuk saham dengan volatilitas tinggi yang memiliki range harga besar dalam sehari.
Tanya Jawab
Apakah bisa trading saham harian?
Ya, bisa. Trading saham harian atau day trading dilakukan dengan membeli dan menjual saham dalam satu hari perdagangan di Bursa Efek Indonesia. Anda bisa memulai dengan modal mulai dari Rp100.000 (satu lot) melalui sekuritas yang terdaftar di OJK. Biaya transaksi per trade biasanya berkisar 0,15-0,29%, jadi pastikan keuntungan per transaksi cukup untuk menutupi biaya tersebut.
Apakah bisa membeli dan menjual saham di hari yang sama?
Ya, bisa. Fitur day trading tersedia di banyak sekuritas seperti Ajaib, Stockbit, dan IPOT. Pastikan Anda menyelesaikan semua transaksi sebelum sesi perdagangan berakhir pada pukul 15.49 WIB (Senin-Kamis) atau 15.49 WIB (Jumat).
Berapa lama waktu trading saham di BEI?
Jam perdagangan Bursa Efek Indonesia dibagi dua sesi. Senin sampai Kamis: Sesi 1 pukul 09.00-12.00 WIB dan Sesi 2 pukul 13.30-15.49 WIB. Untuk hari Jumat: Sesi 1 pukul 09.00-11.30 WIB dan Sesi 2 pukul 14.00-15.49 WIB.
Saham yang bagus untuk trading harian apa saja?
Pilih saham dengan likuiditas tinggi dan volatilitas yang cukup. Saham-saham berkapitalisasi besar (blue chip) seperti yang tergabung dalam indeks LQ45 sering menjadi pilihan day trader karena volume perdagangannya besar. Anda juga bisa memantau saham yang sedang aktif diperdagangkan melalui fitur top gainers dan top losers di aplikasi sekuritas Anda.
Berapa modal minimal untuk trading saham harian?
Modal minimal untuk trading saham di BEI adalah harga 1 lot (100 lembar) saham yang ingin Anda beli. Beberapa saham tersedia mulai dari Rp50-100 per lembar, sehingga Anda bisa mulai dari Rp5.000-10.000 per lot. Namun, untuk day trading yang efektif, disarankan memiliki modal setidaknya Rp1.000.000-5.000.000 agar bisa menerapkan manajemen risiko dengan baik.
Apa strategi trading saham harian terbaik untuk pemula?
Untuk pemula, strategi Trend Following adalah yang paling disarankan. Prinsipnya sederhana: beli saat tren naik (uptrend) dan jual saat tren mulai patah. Gunakan indikator Moving Average untuk mengidentifikasi tren. Selain itu, pastikan Anda selalu menggunakan stop loss untuk membatasi kerugian maksimal 1-2% dari total modal per transaksi.
Aplikasi Trading Saham Harian
Untuk memulai trading saham harian, Anda perlu membuka rekening efek di perusahaan sekuritas yang terdaftar di OJK dan anggota Bursa Efek Indonesia. Pastikan platform yang Anda pilih memiliki fitur day trading, eksekusi order yang cepat, dan biaya transaksi yang kompetitif.
Berikut beberapa rekomendasi broker untuk trading:
| Broker | Minimum Deposit | Spread | Leverage | Biaya Penarikan Dana | Platform Trading | Regulasi | ||
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
| #1 | Exness | $10 | 0.1 pips | 1:2000 | Tidak ada | Aplikasi Exness, MT4, dan MT5 | CBCS, CySEC, FCA, FSA, FSC, FSCA, CMA | Buat Akun |
| #2 | IUX | $10 | 0 pips | 1:3000 | Tidak ada | MT5, IUX Web Trade, dan IUX App Trade | FSC, FSA, dan ASIC | Buat Akun |
| #3 | FBS | $5 | 0.7 pips | 1:3000 | Tidak ada | Aplikasi FBS trader, MT4 dan MT5 | ASIC, CySEC, IFCA, FSCA | Buat Akun |
| #4 | FxPro | $50 | 0 pips | 1:300 | Tidak ada | FxPro Edge, MT4, MT5, dan cTrader. | CySEC, FSCA, FCA, dan SCB | Buat Akun |
| #5 | XM | $5 | 0.8 pips | 1:1000 | Tidak ada | Aplikasi XM, MT4, dan MT5 | FSC, CySec, ASIC, FCA, DFSA | Buat Akun |
| #6 | MIFX | Rp400,000 | 0.2 pips | 1:100 | Tidak ada | Aplikasi MIFX, MT4, dan MT5 | BAPPEBTI | Buat Akun |
| #7 | OctaFx | $25 | 0.6 pips | 1:1000 | Tidak ada | Aplikasi OctaTrader, MT4, dan MT5 | CySEC, MISA, dan FSCA | Buat Akun |
| #8 | Markets.com | $20 | 0.1 pips | 1:300 | Tidak ada | Aplikasi Markets.com, MT4, MT5, dan Webtrader | ASIC, CySEC, FSCA, FCA, FSA, dan FSC Global | Buat Akun |
| #9 | FXGT.com | $5 | 0 pips | 1:1000 | Tidak ada | MT4, MT5, dan Webtrader | FSCA, FSA, VFSC, dan CySEC untuk trader institusional | Buat Akun |
| #10 | IronFx | $100 | 0 Pips | 1:1000 | Tidak ada | MT4, WebTrader, dan TradeCopier | FCA, CySEC, dan FSCA | Buat Akun |
| #11 | AMarkets | $10 | 0.2 pips | 1:3000 | Tidak ada | MT4, MT5, Webtrader, dan AMarkets App | MISA, FSC CA, SVG FSA | Buat Akun |
| #12 | Markets4you | $10 | 0.1 pips | 1:4000 | Tidak ada | MT4, MT5, WebTrader, dan Aplikasi Markets4you | BVI FSC | Buat Akun |
Jika Anda ingin membandingkan broker saham terbaik di Indonesia, kami memiliki laman khusus yang membandingkan fitur, biaya, dan regulasi dari berbagai broker saham.

Komentar
Hanya pengguna terdaftar yang dapat meninggalkan komentar.